
BALIKPAPAN – Guna menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan dan menekan inflasi, Pemerintah Kota Balikpapan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar pasar murah pada 24-28 Februari 2025 di Aula Kantor Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan. Dijelaskan Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan, Haemusri, bahwa pasar murah ini menawarkan berbagai bahan pokok seperti beras, gula, telur, dan tepung.
Program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bulog, Pertamina Patra Niaga, Bank Indonesia, dan Bank Kaltimtara.
“Inflasi Balikpapan tahun 2024 berada di angka 1,11%, terendah di Kalimantan Timur. Per Januari 2025, inflasi tercatat 0,7%, yang masih tergolong rendah,” ungkapnya.
Selain bahan pokok, pasar murah ini juga menghadirkan program penukaran gas LPG 3 kg ke tabung 5,5 kg. Sebagai bentuk apresiasi kepada warga, Pertamina Patra Niaga menyediakan doorprize berupa sepeda motor bagi peserta program penukaran tersebut.
Meski pasokan LPG 3 kg di Balikpapan dipastikan aman, Haemusri, mengungkapkan bahwa kenaikan harga terjadi di tingkat pengecer akibat praktik permainan harga.
“Permasalahan utama bukan pada ketersediaan, tetapi kenaikan harga di lapangan. Kami bersama TPID dan Kejaksaan telah menindaklanjuti hal ini,” jelasnya.
Ia juga menambahkan adanya temuan pengusaha luar daerah yang beroperasi di Balikpapan serta dugaan distribusi yang tidak sesuai dari agen ke pengecer.
“Kami sedang memeriksa mekanisme distribusi LPG agar lebih transparan dan tidak merugikan masyarakat,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, yang turut hadir dalam kegiatan ini, mengapresiasi upaya bersama untuk menjaga stabilitas harga dan memperbaiki distribusi LPG.
Ia berharap program ini dapat meringankan beban masyarakat selama Ramadan sekaligus menjaga inflasi tetap terkendali.
Pasar murah ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-168 Kota Balikpapan. Dengan kehadiran program ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta merasakan dampak positif menjelang bulan suci Ramadan. (Pcm)





