
BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk bersiap menghadapi tantangan. Pasalnya, saat ini Balikpapan telah menjadi salah satu kota penyangga IKN, setelah ditetapkannya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim).
Wakil Ketua DPRD Balikpapan Laisa Hamisah berharap, dengan adanya Ibu Kota Nusantara (IKN) telah membuka satu wawasan kembali untuk bangsa ini menjadi lebih baik lagi.
Laisa mengingatkan pemerintah kota (Pemkot) Balikpapan untuk bersiap-siap menghadapi tantangan yang lebih kedepannya. Sehingga Balikpapan bisa menjadi kota yang siap menghadapi permasalahan yang akan muncul dikemudian hari dengan adanya dampak dari IKN.
Menurut Laisa, bahwa masih banyak pekerjaan yang belum terselesaikan oleh Pemkot Balikpapan hingga saat ini, baik itu persoalan banjir, kemacetan, air bersih dan pembangunan infrastruktur.
Kemudian, sarana pendidikan yang harus bisa di selesaikan, seiring bertambahnya jumlah penduduk yang masuk di Balikpapan imbas dari adanya IKN.
“Kita lihat memang ada kebijakan untuk mengatasi persoalan seperti banjir, tapi sampai saat ini masih belum dapat diselesaikan, katanya, Senin (19/8/2024).
Oleh Sebab itu, lanjut dia, pemerintah segera menyelesaikan masalah ini secara bertahap. Sehingga kota minyak bisa siap untuk dikatakan sebagai kota penyangga IKN.
Tak hanya itu, persoalan penyediaan air bersih untuk masyarakat, hingga saat ini belum juga terselesaikan. (Yu)



