DPRD PPU Upayakan Beras Petani Bisa Premium

KAWASAN PERTANIAN – Kawasan pertanian di Kecamatan Babulu.

PENAJAM – Kualitas beras para petani yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi atensi Dewan. Saat ini, beras di ibukota Kabupaten masih kualitas medium.

Hal ini dikarenakan kondisi tanah pertanian. Selain itu juga karena alat dan cara-cara pengolahan hasil tani terutama padi, masih tradisional. Anggota Komisi II DPRD PPU Syarifuddin HR mengungkapkan, pihaknya terus melakukan upaya agar beras para petani kualitasnya bisa menjadi premium.

Anggota Komisi II DPRD PPU Syarifuddin HR.

Salah satunya dengan memberikan beberapa bantuan peralatan sesuai usulan kelompok tani.

“Memang kualitas beras kita masih medium, karena alat-alat pertanian kita masih belum maju,” ungkapnya, Jumat (17/3/2023).

Pada tahun 2024 mendatang, pihaknya akan mengupayakan pengadaan alat penggilingan padi atau Rice Milling Unit (RMU) bagi beberapa kelompok tani yang ada di PPU.
Selama ini, RMU yang ada di PPU dianggap belum memadai. Sehingga beras yang dihasilkan terdapat banyak patahan pasca penggilingan.

“Kita mencoba tahun depan untuk pengadaan mesin RMU supaya beras kita premium,” katanya.

Mesin RMU berukuran kecil. Anggaran mesin RMU sekitar Rp100 juta. Syarifuddin HR menyebut, pengadaan RMU rencananya akan diakomodir melalui anggaran perubahan 2024 mendatang.

“Tahun depan ada yang mengusulkan rice miling unit yang kecil, dan akan dieksekusi di perubahan,” ujarnya.

Dia juga terus mendorong para petani agar menyampaikan kendalanya dalam mengelola pertanian mereka. Peningkatan kualitas beras dari medium ke premium menjadi penting, agar hasil pertanian bisa bernilai ekonomi tinggi. Disamping itu juga agar dapat memenuhi kebutuhan beras masyarakat lokal, masyarakat di IKN hingga ke daerah lainnya.

“Kita juga mau melihat hasil beras kita dari medium menjadi premium,” pungkasnya. (Adv)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *