Setelah PPU, Kota Bontang Siap Jadi Tuan Rumah Popda Kaltim XVIII Tahun 2027

Foto: Setelah PPU, Kota Bontang Siap Jadi Tuan Rumah Popda Kaltim XVIII Tahun 2027. Sumber: Istimewa.
Foto: Setelah PPU, Kota Bontang Siap Jadi Tuan Rumah Popda Kaltim XVIII Tahun 2027. Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com — Usai sukses menggelar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kaltim XVII/2025 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), estafet penyelenggaraan event olahraga pelajar terbesar di Benua Etam kini beralih ke Kota Bontang yang resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Popda XVIII pada 2027 mendatang.

Penetapan Bontang sebagai tuan rumah dilakukan melalui rapat koordinasi Dispora se-Kaltim pada November lalu. Kepala Bidang Olahraga Dispora Kaltim, Rasman, menyampaikan bahwa penentuan tuan rumah ini harus dibarengi kesiapan anggaran sejak awal agar penyelenggaraan lebih optimal.

“Dalam berita acara kita sampaikan bahwa pengalokasian anggaran 2027 itu diusahakan di APBD Murni. Baik provinsi, tuan rumah maupun kabupaten/kota. Sehingga itu bisa menjadi rujukan hasil seleksi dari Popda itu bisa menjadi rujukan untuk seleksi Ponas, biar enggak terulang seperti ini,” jelas Rasman, Jumat (5/12/2025) siang.

Rasman mengakui, meski Popda di PPU berjalan lancar, namun pelaksanaannya masih belum maksimal. Popda seharusnya digelar pada 2024, tetapi baru terlaksana pada 2025. Kondisi ini membuat proses pembinaan atlet kurang ideal, termasuk persiapan menuju ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang berlangsung 1 November lalu—lebih dulu daripada Popda di PPU yang baru bergulir pada 20 November.

“Seharusnya kan Popda ini harusnya dilaksanakan tahun 2024. Jadi makanya kita betul-betul mulai dari saat ini kita benahi aturan mainnya, benahi pedoman yang dianggap itu dianggap oleh kontingen itu kurang bagus dan multitafsir,” tuturnya.

Berkaca dari berbagai catatan evaluasi, Dispora Kaltim berkomitmen memperbaiki sistem penyelenggaraan Popda agar tidak lagi terjadi keterlambatan akibat kesiapan tuan rumah yang belum matang.

“Makanya dengan adanya kritikan itu membuat kami semakin ingin memperbaiki dari pedoman yang dianggap tidak baik itu menurut apa mereka,” tambahnya.

Ia berharap Kota Bontang dapat mempersiapkan diri lebih matang sebagai tuan rumah Popda 2027, sehingga pesta olahraga pelajar ini bisa berjalan lebih sukses dan sesuai jadwal.

“Jadi di Penajam ini menjadi bahan evaluasi sendiri bagi kami dan multivitamin bagi kekurangan-kekurangan selama Popda untuk tuan rumah berikutnya,” kata Rasman.

Dispora Kaltim disebut terus serius membangun ekosistem pembinaan olahraga yang berjenjang, dimulai dari tingkat pelajar. Melalui Popda, pemerintah daerah menargetkan munculnya talenta-talenta baru yang kelak menjadi aset olahraga Kaltim di level nasional hingga internasional. (Dy)
Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *