Remaja Hanyut di SKM Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Tiga Hari Pencarian

Gambar saat ini: Foto: Tim sar saat melakukan pengangkatan korban dari sungai. Sumber: Istimewa.
Foto: Tim sar saat melakukan pengangkatan korban dari sungai. Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com – Operasi pencarian remaja yang hanyut di Sungai Karang Mumus (SKM) akhirnya membuahkan hasil. Setelah tiga hari penyisiran, Tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (25/10/2025) pagi.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, mengatakan jasad korban ditemukan pada pukul 09.38 WITA di kawasan Jalan Pemuda II, Gang Pandawa. Saat ditemukan, tubuh korban tersangkut di bawah kolong rumah warga yang masih berada di sekitar lokasi kejadian.

“Korban ditemukan berjarak kurang lebih 300 meter dari titik awal dinyatakan tenggelam. Setelah mendapat laporan warga, tim segera mengevakuasi jenazah ke tepian sungai,” jelas Mardi.

Usai dievakuasi, keluarga meminta agar korban dibawa ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) untuk identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Hasil pemeriksaan memastikan bahwa jasad tersebut adalah remaja yang dilaporkan hilang sejak Kamis, 23 Oktober 2025.

Mardi mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan ketika debit air sungai meningkat.

“Kami imbau agar anak-anak dan remaja tidak bermain di sungai. Bagi warga yang bekerja atau beraktivitas di perairan, gunakan alat keselamatan seperti pelampung,” pesannya.

Pihak SAR memastikan akan tetap bersiaga menghadapi potensi kejadian serupa, mengingat curah hujan di Samarinda beberapa hari terakhir masih cukup tinggi. (Rfh)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *