
DIDAMPINGI – Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin didampingi Ketua TP PKK, Sri Kusuma Wahyu (kiri), beserta Kepala Disbudpar, Andi Israwati Latief (kanan). (istimewa)
PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin mengapresiasi kelancaran Festival Tanjong Penajo tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Benuo Taka. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut mulai dari 29 hingga 30 Oktober 2024 itu menjadi bukti upaya nyata pemerintah dalam menjaga kelestarian dan identitas budaya masyarakat PPU.
Telah bergulirnya event tersebut diharapkan masyakat dapat menggali kembali akar budaya, tradisi serta kearifan lokal di tengah arus modernisasi. Sehingga dapat diwariskan dari generasi ke generasi agar dapat lebih mengenal, memahami, dan menghargai jati dirinya.
“Oleh karena itu, upaya untuk mengangkat kebudayaan lokal seperti Festival Tanjong Penajo ini bukan hanya sekedar seremonial. Namun, juga menjadi wadah yang penting untuk memperkuat kebanggaan dan rasa memiliki terhadap adat istiadat daerah kita,” ujar Zainal Arifin beberapa waktu lalu.
Zainal Arifin mengajak, kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja sama agar kegiatan ini dapat terus berlangsung dan menjadi kebanggaan tersendiri untuk kabupaten PPU.
“Sehingga penyelenggaraan festival ini nantinya bisa terus berkembang dan berkelanjutan. Sebagai wujud syukur terhadap kekayaan yang kita miliki dan langkah bersama untuk memajukan dan melestarikan budaya di Kabupaten PPU,” urainya.
Diberitakan sebelumnya, Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PPU, Andi Israwati Latief menyatakan pembukaan festival Tanjong Penajo dimeriahkan dengan tarian kolosal Tanjong Penajo dari Sanggar Seni Borneo Benuo Taka binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU.
Selain itu, kata Kadis, diadakan pula pemutaran film berjudul Warisan Sang Nenek karya Bukit Raya Entertainment, rumah produksi keterampilan dan inovasi Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku.
“Kami atas nama Disbudpar PPU, dengan bangga mempersembahkan festival tari kreasi tradisional Tanjong Penajo dalam kategori pesisir dan pedalaman untuk pertama kalinya diadakan terbuka di tingkat Provinsi,” pungkasnya.
Festival ini pertama kali digelar di Benuo Taka dan diikuti oleh peserta dari perwakilan kabupaten/kota se-Kaltim yang dipusatkan di Rumah Adat Rekan Tatau, Nipah-nipah Km 9, Kecamatan Penajam, Senin (28/10/2024). (advertorial)





