
KALTIMEDIA.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan program pembagian seragam sekolah gratis akan terus berlanjut pada tahun 2025. Seragam gratis ini rencananya akan diberikan kepada siswa mulai dari jenjang PAUD, SD/MI, SMP/MTs, hingga satuan pendidikan non formal (SPNF) seperti Sanggar Kegiatan Bersama (SKB).
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irvan Taufik, mengatakan bahwa program ini merupakan komitmen Pemkot Balikpapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sejalan dengan visi misi Generasi Indonesia Emas 2045. Program ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang lebih berkualitas dan berdaya saing.
“Program tersebut merupakan komitmen kami dari Pemerintah Kota Balikpapan untuk pendidikan, dan program ini bertujuan untuk mendukung visi misi Generasi Indonesia Emas 2045 dengan melahirkan generasi yang lebih berkualitas,” kata Kepala Disdikbud Kota Balikpapan Irvan Taufik, Selasa (29/10/2024).
Saat ini, Disdikbud Balikpapan tengah melakukan pendataan untuk siswa kelas 6 SD dan kesetaraan (baik negeri maupun swasta) yang akan menerima seragam sekolah gratis pada tahun ajaran 2025/2026. “Saat ini kami mulai melakukan pendataan seragam sekolah gratis yang akan diberikan kepada murid yang akan masuk pada tahun ajaran baru,” katanya.
Setiap siswa SD dan SMP yang terdaftar dalam program seragam gratis ini akan menerima tiga set seragam. Untuk siswa SD, seragam yang diberikan berwarna dasar putih-merah, sementara untuk siswa SMP, seragam akan berwarna dasar putih-biru. Selain itu, siswa juga akan mendapatkan seragam pramuka dan batik.
“Siswa SD akan diberikan seragam dengan warna dasar putih merah, sedangkan siswa SMP akan diberikan seragam dengan warna dasar putih biru. Selain itu, setiap siswa juga akan menerima seragam pramuka dan batik,” pungkas Irvan.
Disdikbud Balikpapan berusaha agar proses pendataan siswa yang akan masuk SMP selesai lebih cepat, guna memastikan pembagian seragam dapat dilakukan tepat waktu. Pendataan untuk siswa yang akan masuk SD dianggap lebih sulit, sehingga pihak Disdikbud memperkirakan perlu ada cadangan 3 hingga 5 persen untuk mengantisipasi data yang belum lengkap, dan akan melakukan perhitungan ulang setelah pendataan kelas 6 SD selesai.
Program pembagian seragam sekolah gratis ini bukanlah yang pertama kali dilakukan Pemkot Balikpapan. Pada tahun 2023, sebanyak 13.000 seragam dibagikan untuk siswa SD, 12.500 untuk siswa SMP, dan 10.060 untuk siswa pendidikan kesetaraan. Pada 2024, Pemkot Balikpapan kembali mendistribusikan sekitar 98.000 set seragam, yang mencakup jenjang PAUD, SD/MI, SMP/MTs, serta SPNF/SKB. Jumlah seragam yang dibagikan adalah 39.450 pasang untuk siswa SD/MI, 36.900 pasang untuk siswa SMP/MTs, 18.000 pasang untuk PAUD, dan masing-masing 900, 1.800, dan 1.530 pasang untuk SPNF Paket A, B, dan C. (adv)





