
SAMARINDA – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda menggelar kejuaraan bertajuk ‘Samarinda Open Turnamen’ dengan berbagai macam induk olahraga, yang dibuka pada Selasa (15/10/2024) malam, di Halaman Parkir GOR Segiri, Kota Samarinda. Kegiatan ini berlangsung hingga 20 Oktober mendatang.
Di mana salah satu induk olahraga yang lebih dulu berjalan yakni Panahan Tradisional. Untuk hari pertama atlet putri, kemudian hari kedua atlet putranya.
Technical Delegate induk olahraga panahan tradisional, Sabransyah menjelaskan untuk panahan memperlombakan 5 nomor, diantaranya remaja putri, remaja putra, dewasa putri, dewasa putra, dan the best for. Dimana untuk kali ini hanya diikuti dengan total peserta 129 orang.
“Biasanya banyak, mungkin karena barengan dengan hari kerja dan anak-anak sekolah mendekati ujian jadi peminatnya agak kurang. Biasanya kita setiap event itu 500 orang. Bahkan event terakhir di Tepian itu mencapai 700 peserta,” kata Sabransyah menjelaskan kepada awak media, Rabu (16/10/2024).
“Ini se-Kaltim ada yang dari Berau, PPU, Samarinda dan beberapa daerah. Cuma yang ada ini lagi lowong lah,” ucapnya menambahkan.
Lebih lanjut, Sabransyah yang juga menjabat sebagai Kabid Perwasitan dan Perlombaan, Pengurus Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Kaltim, menyebut jika banyak faktor kurangnya peserta pada event kali ini.
Hanya saja pada event lain menjelang akhir tahun nanti, akan ada kejuaraan yang bakal diikuti sekitar 800 orang dari berbagai daerah se-Kaltim.
“Kalau event kali ini ada penurunan karena memang jadwalnya berkenaan hari kerja dan ujian mungkin kedepannya bisa di evaluasi. Dan di Desember ada festival mahakam biasanya pesertanya banyak itu bisa sampai 800 peserta dan sudah 2 kali pesertanya segitu,” ujar Sabransyah.
Perlu diketahui, seni panahan tradisional di Kaltim memiliki prestasi tersendiri khususnya dalam bidang olahraga rekreasi dan masyarakat. Apalagi pada ajang Fornas di Bandung yang lalu, melalui indor olahraga ini menyumbangkan 6 keping emas, 4 perak dan 5 perunggu.
Hasil ini pun menunjukkan bahwa panahan tradisional cukup banyak diminati dan memiliki pembinaan yang baik. (Dy)



