Pengprov Kodrat Tetap Apresiasi Mental Atlet Tarung Derajat Kaltim

Pengprov Kodrat Tetap Apresiasi Mental Atlet Tarung Derajat Kaltim

SAMARINDA – Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kaltim, harus puas mengoleksi 1 keping medali emas, 4 perak dan 2 perunggu dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Aceh dan Sumut September 2024 lalu.

Seperti yang dikatakan Ketua Harian Pengurus Kodrat Kaltim, Charles Rori, bahwa atletnya sempat masuk final di 5 nomor tanding, namun harus rela melepas 4 medali emas pada multi event edisi kali ini.

“Kalau performa tim masih sesuai dengan yang kita persiapkan dan arahan dan tampilan kemarin itu. Mau kita luruskan, kalau kelas yang kita ikutin kemarin yang masuk final nomor seni gerak dan nomor tarung itu yang masuk final 3 atlet tapi lepas,” ucap Charles kepada awak media.

Apalagi dalam ajang final itu juga disaksikan langsung oleh Rusdiansyah Aras selaku Ketua Umum KONI Kaltim dan jajarannya.

“Cuma memang hasilnya dan disaksikan oleh Ketua KONI langsung bagaimana perjuangannya anak-anak dapat 1 emas, yang ditarget 2 emas,” katanya menyebutkan.

Charles pun menyebutkan bahwa dirinya kecewa dengan hasil yang diraih pada PON kali ini, tetapi Ia tetap bangga dengan performa para atlet yang bertanding, sebab menurutnya sudah maksimal dan punya mental juara.

Kendati demikian pada nomor tarung harus diakui ada masalah non teknis yang membuat dirinya kecewa. Padahal bisa saja menyabet medali emas lebih dari 1 keping.

“Bahkan tampil di final itu anak-anak tidak mengecewakan, cuma hasilnya mengecewakan. Kan itu secara teknis di tarung kita ada 2 yang dapat medali emas harusnya secara teknis. Secara teknis Jefri itu telak menang baru yang kedua si Sega itu telak menangnya sampai kita sesalin kenapa gak kita buat KO sekaligus karena teori kami gak perlu KO tapi menang,” ujarnya Charles menjelaskan.

Meski begitu, Charles tetap berbesar hati serta menerima keputusan oleh wasit dan dewan hakim.

“Hasil kemarin di kalahkan ya kita menerima meskipun kita kecewa apalagi di tarung derajat ini memang putusan harus di hormati dan tidak protes,” katanya dengan besar hati.

Walaupun hanya 1 emas yang diraih dari 5 partai final yang dilakoni para atlet tarung derajat Benua Etam, tetapi Charles mengatakan jika ini sudah sesuai targetnya. Di mana tradisi meraih medali emas selalu dicapai Kodrat Kaltim dalam ajang single maupun multi event tingkat nasional. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *