
KALTIMEDIA.COM, BALIKPAPAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan terus melakukan sosialisasi terhadap fasilitas terbaru lalu lintas Pelican Crossing Traffic Light (PCTL) atau Pelican Crossing yang merupakan alat bantu penyeberangan jalan. Seperti yang dikatakan oleh Kepala Dishub Kota Balikpapan, Adwar Skenda Putra.
Edo, sapaan akrabnya, mengatakan sebenarnya model alat bantu penyeberangan ini bukan sesuatu yang baru karena sudah diterapkan di beberapa kota besar seperti di Jakarta dan Surabaya.
“Namun (jika masyarakat, red) di Balikpapan (ada yang, red) belum pernah lihat, sehingga publikasinya terus kita gencarkan, baik dari media massa maupun media sosial,” ujarnya, pada Jumat (16/08/2024).
Edo mengatakan, di awal penerapan fasilitas ini seharusnya dipandu dan disosialisasikan oleh petugas Dishub. Namun, dikarenakan jumlah petugas yang terbatas, hal tersebut belum dilakukan.
“Di area tertentu kami juga dibantu dengan beberapa security di depan Kantor Pemkot dan DPRD Balikpapan,” jelas Edo.
Saat ini, Pelican Crossing dapat dijumpai di empat titik jalan protokol, yaitu di Jalan Jenderal Sudirman, diantaranya ada di kawasan Balikpapan Permai, di depan Polresta Balikpapan, di depan Gedung Klandasan, dan di depan Balaikota Balikpapan. Kedepannya, direncanakan akan dipasang di beberapa kawasan Zona Selamat Sekolah (Zoss).
“Ya di kawasan Zona Selamat Sekolah seharusnya alat itu ada, contoh di Karang Bugis dan Karang Jati,” imbuhnya.
Sebagai informasi, Pelican Crossing adalah pelengkap Zebra Cross sebagai alat bantu penyeberangan pejalan kaki yang dapat mengendalikan arus lalu lintas. Dilengkapi juga dengan tombol tanpa sentuh untuk menyeberang dan pengeras suara.
Caranya, pejalan kaki yang hendak menyeberang cukup mengarahkan telapak tangan ke arah sensor tombol tanpa sentuh, tunggu beberapa saat hingga terdengar tanda bunyi Pelican Crossing aktif. Setelah itu, lampu merah dan lampu hijau gambar pejalan kaki akan menyala untuk memberitahu kepada pengendara agar dapat berhenti sejenak untuk memberi jalan kepada pejalan kaki yang hendak menyeberang, dan pejalan kaki dapat memanfaatkan waktu 10 detik untuk menyeberang dengan aman. (adv)





