
SAMARINDA – KONI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di Hotel Mercure, Kota Samarinda, Sabtu (24/2/2024). Dalam rapat tersebut turut dihadiri oleh Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, yang diwakilkan oleh Asisten I Sekdaprov Kaltim, Muhammad Syirajuddin.
Ia pun sangat mengapresiasi kinerja KONI yang sudah berupaya meningkatkan dan membangun pembinaan olahraga melalui pengprov cabor serta KONI di kabupaten/kota.
“Saya setuju sekali atlet di Kaltim ini dari usia dini hingga dewasa semestinya mulai dari sekarang kita mulai untuk itu Saya atas nama Pemerintah berharap adanya sinergitas untuk membangun ini,” ucap Syirajuddin dalam sambutannya.
Dirinya pun mengajak KONI untuk terus melakukan kerjasama dengan DBON guna meningkatkan pembinaan atlet sejak usia dini, yang kemudian menjadi atlet daerah potensial daerah, bahkan tanai air dalam event internasional mendatang.
“Potensi yang ada di Kaltim harus dianalisis agar nanti ada data-data atlet yang berpotensi khususnya di cabor andalan Kaltim agar mendapatkan prestasi yang maksimal. Artinya untuk menciptakan atlet handal khususnya lokal, KONI Kaltim juga harus berkolaborasi semua pihak khususnya dengan DBON yang membuat akademi usia dini,” ujarnya.
Syirajuddin pun menyarankan agar kedepannya kepengurusan KONI ini tidak hanya ditempati oleh atlet dan mantan atlet saja, melainkan orang-orang profesional yang paham akan pembinaan olahraga. Selain itu besar harapannya Bumi Etam sukses di PON ke-21 nanti.
Sementara itu Wakil Ketua II KONI Pusat, Mayjend TNI (Purn) Soedarmo menjelaskan, pelaksanaan PON kali ini berbeda dari sebelumnya yang memiliki 2 daerah sebagai tuan rumahnya. Sehingga dengan mempertandingkan lebih dari 60 cabor yang berbeda dengan PON Papua 2021 lalu, menurutnya akan banyak jiga kontingen yang dikirimkan.
“Artinya banyak cabor yang dikirim mengikuti PON 21 ini, jadi dukungan juga harus sesuai dengan cabor yang dikirim,” ucap Soedarmo dalam sambutannya.
Selain itu sebelumnya Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras menyampaikan hasil perolehan kontingen yang dikirim ke babak kualifikasi PON 2023 lalu, yakni menempati 4 besar dengan meraih 88 keping emas, 70 perak dan 90 perunggu. Di mana Kaltim menargetkan 5 besar di Aceh dan Sumut nanti.
Hanya saja Soedarmo menegaskan bahwa perolehan peringkat 4 di Pra PON, Kaltim bisa bertahan pada posisi tersebut di PON yang akan datang.
“Kita berharap prestasi di pertahankan bukan di peringkat lima tapi di peringkat empat sesuai hasil dari BK PON yang sudah berjalan. 1,2,3 jangan dilawan dulu tapi untuk yang lainnya saya rasa Kaltim mampu untuk melawan itu,” ujar Soedarmo.
Dalam Rakerprov KONI Kaltim Tahun 2024 ini turut dihadiri oleh 10 KONI kabupaten/kota, Dispora se-Kaltim, 66 Pengprov Cabor dan 10 Badan Fungsional. Selain itu juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada 10 cabor berprestasi di Kaltim, diantaranya yakni Gulat, Layar, Kempo, Anggar, Pencak Silat, Catur, Sepatu Roda, Angkat Berat, Angkat Besi dan Hockey. (Dy)



