
KUTAI KARTANEGARA – Sejak dilonggarkan PPKM di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hingga tidak diwajibkannya lagi menggunakan masker di beberapa tempat. Membuat masyarakat pun perlahan kembali beraktivitas secara normal.
Misalnya di sektor tempat wisata yang kembali mendapatkan angin segar, dimana sejumlah wisatawan lokal hingga mancanegara mulai datang kembali.
Adapun objek wisata di Kabupaten Kukar yang sampai saat ini sudah mulai beroperasi yakni, Ladaya, Taman Kota Raja, Museum Kayu, Waduk Panji Suka Rame, dan objek wisata lainnya.
Kendati demikian, sejumlah wisatawan yang datang ke Kukar khususnya ke Tenggarong tak dapat menikmati objek wisata Pulau Kumala. Karena sampai saat ini masih belum beroperasi kembali.
Menurut pantauan dari reporter Kaltimedia.com, terlihat pagar masuk di Jembatan Repo-repo masih tertutup. Begitu pula dengan loket tiket yang masih tertutup juga. Dan dari kejauhan, kondisi Pulau Kumala yang terlihat sepi.
Di konfirmasi melalui telepon seluler, Kepala Bidang (Kabid) pengembangan Destinasi Pariwisata, Dinas Pariwisata Kukar (Dispar), M Ridha Fatrianta mengatakan, saat ini ada perbaikan jaringan listrik di objek wisata tersebut.
“Kabel bawah tanah yang trip itu dan sekarang masih proses perbaikan oleh pihak PLN,” katanya, Jumat (26/5/2022) pagi.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan pada tahun 2021 ketika kasus Covid-19 mulai reda dan vaksinisasi mulai banyak diterima oleh masyarakat. Pihaknya menemukan kerusakan jaringan listrik tegangan menengah yang mengarah ke Pulau Kumala.
Akibatnya, Pulau Kumala pun tak dapat beroperasi. Pasalnya jika gangguan tersebut tidak ditangani terlebih dahulu, maka kemungkinan besar akan menganggu jaringan listrik lainnya yang ada di Tenggarong.
“Selain jaringan listrik, beberapa wahana juga diperbaiki. Yang dulunya rusak, sekarang sudah bisa berfungsi lagi, misalnya bom-bom var, marry go round dan wahana lainnya. Tetapi yang utama adalah ajringan listrik,” jelas pria yang akrab dipanggil Ridha.
Ridha berharap pada bulan ini permasalahan yang ada dapat diselesaikan, sehingga salah satu destinasi favorit di Tenggarong tersebut bisa dikunjungi oleh para wisatawan. Selain itu, ia menyampaikan adanya perubahan harga tiket untuk orang dewasa, yaitu Rp 10.000 per orangnya.
“Semoga beres semua. Tapi kalau ada kendala di kelistrikan lagi, engga tahu lagi. Karena perbaikan dilakukan dari ujung jaringan, dan tinggal kita akan cek komponen gardu depan PLNnya,” cetusnya.
Di tempat terpisah, anggota DPRD Kukar, Ria Handayani memastikan Pulau Kumala yang menjadi ikon di Kukar harus segera dibuka. Dan memastikan semua yang ada di dalam telah aman bagi para pengunjung dan masyarakat di dalamnya.
“Melihat kondisinya sepert ini, pastinya banyak ularnya. Dan di situ ada waduk, dicek kembali ada buayanya atau tidak. Karena belakangan ini hewan-hewan itu sering bermunculan di Sungai Mahakam,” tegasnya.
Pasalnya, objek wisata yang menjadi salah satu ikon di Kukar itu, dapat membantu pemasukan daerh melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tetapi dirinya mengingatkan kepada pihak pemerintah untuk memastikan keaman dan kenyaman bagi para pengunjung yang datang kesana.
“Bersih-bersih saja dulu. Buat Pulau Kumala seperti dulu. Rapi Indah Tentram dan Aman (RITA),” pinta wanita yang akrab dipanggil Ka Iyak ini. (titi)



