
BALIKPAPAN – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk Kota Balikpapan akan dimulai pada 15 Juni 2026 mendatang. Pemerintah Kota Balikpapan memastikan pelaksanaan SPMB Tahun ini berjalan akan lebih ketat dan transparan.
Hal itu disampaikan Irfan Taufik, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan dalam konfrensi pers yang berlangsung Kamis (4/6/26) pagi. Seluruh tahapan pendaftaran hingga seleksi dilakukan secara daring atau online dan transparan.
Sistem diharap menutup celah proses manual yang selama ini dinilai rentan terhadap penyimpangan. Disdikbud Balikpapan juga menetapkan lima jalur penerimaan, yakni: Jalur Domisili, Jalur Prestasi Akademik, Jalur Prestasi Nonakademik, Jalur Afirmasi bagi keluarga kurang mampu, dan Jalur Mutasi.
Selain itu, tersedia jalur alternatif atau reguler yang akan dibuka apabila kuota dari empat jalur utama belum terpenuhi. Dengan sistem yang semakin terbuka dan pengawasan yang diperketat, Pemkot Balikpapan berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat menjadi contoh seleksi pendidikan yang modern, transparan, dan berintegritas.
“Kita pastikan SPMB 2026 ini berjalan bersih. Gak ada itu jalur belakang, tidak ada titipan, dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun. Semua proses dilakukan secara sistem dan berbasis data,” sebutnya.
Apalagi, SPMB tahun ini turut diawasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu tertuang dalam implementasi Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026.
Upaya ini bertujuan mencegah praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan sejak dini.
“Ini momentum perubahan budaya. Kita ingin memastikan anak-anak diterima berdasarkan kemampuan dan sistem yang adil, bukan karena kedekatan atau titipan. Era titipan berakhir. Tidak ada lagi praktik itu, saatnya pendidikan berjalan dengan bersih dan bermartabat,” tegasnya.
Tahapan pelaksanaan SPMB 2026 Kota Balikpapan
• Proses verifikasi dan validasi : 15 Juni – 1 Juli 2026
• Pendaftaran dibuka : 29 Juni – 2 Juli 2026
• Pengumuman hasil seleksi : 3 Juli 2026
• Peserta yang diterima wajib lapor : 3–5 Juli 2026.
• Jalur alternatif atau reguler : 6–10 Juli 2026 (apabila masih terdapat kuota yang belum terisi di sekolah)
• Hari pertama masuk sekolah dijadwalkan pada 13 Juli 2026
(Ar)



