Bendali Ampal Hulu Siap Kendalikan Banjir di Balikpapan, Tahap Pembangunan Segera Dilanjutkan

Bendungan Pengendali (Bendali) Ampal Hulu. (DPU Kota Balikpapan)

KALTIMEDIA.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah kota. Salah satu langkah strategis yang kini tengah menjadi fokus adalah pembangunan Bendungan Pengendali (Bendali) Ampal Hulu, yang dirancang untuk memperkuat sistem pengendalian air di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan, Rita, menjelaskan bahwa proses pembebasan lahan untuk proyek ini telah mencapai sekitar 9,4 hektare. Dari total area tersebut, sekitar 4 hektare sudah dilakukan penataan awal melalui pengerukan dan normalisasi saluran agar mampu menampung air lebih efektif.

Menurutnya, pelaksanaan pembangunan fisik bendali ini akan ditangani oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV, yang akan melanjutkan pekerjaan awal yang sebelumnya dikerjakan oleh DPU Balikpapan dan telah rampung hingga 100 persen. Tahapan selanjutnya difokuskan pada konstruksi utama bendali serta peningkatan kapasitas tampungan air agar mampu berfungsi maksimal.

Secara teknis, Bendali Ampal Hulu dirancang untuk menampung aliran air dari tiga saluran sekunder, yakni Sekunder Sumber Rejo, Sekunder Strat III, dan Sekunder Depsos Bawah.

“Ketiga saluran tersebut merupakan bagian penting dari jaringan drainase utama yang mengalir menuju wilayah tengah hingga hilir DAS Ampal, kawasan yang selama ini sering mengalami genangan saat curah hujan tinggi,” katanya.

Meskipun proses pembangunan fisik masih menunggu pelaksanaan penuh, bendali ini sudah mulai menjalankan fungsi awalnya dalam mengatur debit air secara perlahan. Penampungan sementara yang sudah terbentuk mampu menahan limpasan air dan mengurangi tekanan aliran ke wilayah hilir, terutama saat terjadi hujan lebat.

Rita menambahkan, jika seluruh pekerjaan konstruksi selesai, Bendali Ampal Hulu diproyeksikan memiliki kapasitas penyimpanan sementara mencapai 200 ribu meter kubik air. Dengan daya tampung tersebut, bendali ini mampu mereduksi potensi genangan hingga 400 ribu meter persegi, dengan rata-rata ketinggian air sekitar 50 sentimeter.

“Harapannya, setelah Bendali Ampal Hulu beroperasi penuh, risiko banjir di kawasan sekitarnya bisa berkurang secara signifikan. Ini akan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi warga serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat,” ujar Rita.

Melalui proyek ini, Pemkot Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur pengendalian banjir secara berkelanjutan. Pembangunan Bendali Ampal Hulu diharapkan menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam mewujudkan kota yang lebih aman, tangguh, dan nyaman bagi seluruh warganya. (mang)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *