Kickboxing Kaltim Agendakan Try Out di Bali

Atlet Kickboxing Kaltim saat ini tengah fokus meningkatkan kualitas fisiknya. Karenanya mereka berencana melakukan try out sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 Tahun 2024 di Aceh dan Sumut mendatang.

Samarinda – Atlet Kickboxing Kaltim saat ini tengah fokus meningkatkan kualitas fisiknya. Karenanya mereka berencana melakukan try out sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 Tahun 2024 di Aceh dan Sumut mendatang.

Pelatih Kickboxing Kaltim, Ricky Asriel Refualu mengatakan, jika mendapatkan kesempatan maka pihaknya memilih Bali sebagi tempat try out. Menurutnya daerah tersebut cocok untuk mencari lawan dalam melakukan sparing partner.

“Sejauh ini yang saya lihat dan bagus itu di Bali karena Bali banyak sekali petarung dunia dan internasional. Dia turun di Bali dan ada beberapa club disana yang memang mendatangkan petarung dunia untuk latihan disitu,” katanya.

Ia berharap dengan Pelatda yang berjalan selam 6 bulan ini, bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk dapat melihat sejauh mana kemampuan yang dimiliki atletnya selama menjalani program latihan.

“Maka kami berharap bulan 6 ini kita try out kesana supaya mungkin bisa mengevaluasi kekurangan dan kelebihan atlet kita karena kita mempersiapkan mereka untuk semangat, jadi memang harus teliti kita melihat,” ujarnya.

Ricky berencana mengajukan program try out tersebut setelah bulan Ramdhan nanti kepada KONI Kaltim, dengan harapan besar bisa terwujud.

Lebih lanjut, saat ini ada 5 atlet Kickboxing Benua Etam yang akan turun ke PON. Di mana Ricky menyebutkan ada beberapa kendala yang dihadapinya sebagai pelatih.

Ia menyebut, fasilitas latihan menjadi faktor utama kendala, meski dirinya memaklumi karena kickboxing Kaltim merupakan cabor perdana yang akan tampil di PON edisi ke-21 ini.

“Sejauh ini pertama di kategori jurus ini fasilitas kami belum ada tapi kami maksimalkan sebisa mungkin kami bisa karena kusus di kreati form itu bener-bener jurus jadi kita harus benar-benar beruntun ya kami untuk prasarana kami masih ikut di cabor kain tapi di kategori perkelahian insyaAllah memadai,” ucap Ricky.

Pada PON ke-20 di Papua yang lalu, Kickboxing Kaltim turun sebagai cabor eksibisi dan berhasil membawa pulang 1 perak dari 3 atlet yang dikirimkan. Namun pada PON edisi nanti, Ricky optimis bisa menargetkan 2 emas guna menunjukkan bahwa cabornya bisa berpestasi seperti cabor lain. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *