
KUTAI KARTANEGARA – Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, tengah mempersiapkan langkah besar dalam memajukan sektor pendidikan mereka. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar sedang merumuskan rencana pendidikan untuk periode 2025-2029, dan untuk mewujudkannya, mereka telah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertemakan “Cita-cita, Capaian dan Harapan Pendidikan Idaman Kutai Kartanegara”yang melibatkan para pakar pendidikan nasional dan internasional.
Dalam FGD ini, hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kukar, Dafip Haryanto; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor; serta para rektor universitas dan kepala sekolah tinggi di Kalimantan Timur. Narasumber yang turut berpartisipasi adalah Profesor Bahruddin dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (BAN PDM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek); danProfesor Jimmy dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Kadisdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menjelaskan bahwa FGD ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal di Jakarta bersama Bupati dan Komisi IV DPRD Kukar, serta para pakar pendidikan nasional.
“Lebih dari 150 orang diundang untuk memberikan masukan dalam merancang roadmap pendidikan yang akan menjadi landasan bagi perkembangan pendidikan di Kukar. Rencananya, FGD akan diikuti oleh tahapan lokakarya yang akan berlangsung pada November,” katanya.
Salah seorang peserta FGD, Yunus, dan juga guru penggerak di Kukar, mengungkapkan bahwa beberapa sekolah masih membutuhkan perhatian dan bantuan pemerintah, terutama terkait kekurangan ruang belajar yang membuat satu kelas melebihi kapasitas ruangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kukar, Dafip Haryanto, menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk individu, masyarakat, dan kemajuan sosial secara keseluruhan. Ia menyoroti beberapa tantangan dalam pendidikan Kukar, termasuk standar pelayanan minimal yang belum tercapai, penerapan kurikulum merdeka yang belum optimal, motivasi guru yang rendah, dan infrastruktur sekolah yang perlu perhatian.
Pemkab Kukar menyadari bahwa tantangan di masa depan akan semakin besar, terutama dengan Kukar akan menjadi daerah mitra dalam Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia (IKN). “Persiapan yang matang diperlukan agar Kukar tetap bersaing dan mampu menghadapi kompetisi yang semakin ketat,” tegasnya.
Melalui roadmap pendidikan yang disusun, diharapkan akan menjadi panduan bagi penyelenggaraan pendidikan di Kukar, yang sesuai dengan konstitusi dan visi-misi Kukar sebagai daerah idaman.
Roadmap ini akan memobilisasi sumber daya pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam konteks pembangunan di Kukar. Dengan demikian, Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen untuk mencapai masa depan pendidikan yang gemilang dan terarah. (Adv)



