
Paser, Kaltimedia.com – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Paser (Disporapar) menggelar berbagai kegiatan positif selama Ramadan 1447 Hijriah, salah satunya turnamen game Mobile Legends yang diikuti puluhan tim pemuda.
Kegiatan tersebut berlangsung di depan Kantor Disporapar Paser, kawasan Kompleks GOR Sadurengas, Tanah Grogot. Turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian acara Ramadan Creative Fest 2026 yang juga diramaikan dengan pasar Ramadan dan berbagai perlombaan lainnya.
Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disporapar Paser, Wahab Syahranie, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai upaya merangkul pemuda agar mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih positif selama bulan puasa.
“Anak-anak muda nih biasanya nongkrong-nongkrong tanpa arah. Nah, untuk meminimalisir itu, daripada ke mana-mana bahkan mungkin ada yang di pinggir jalan ngumpul-ngumpul duduk-duduk, kita jadikan satu mereka di sini, kita buat ide itu lomba Mobile Legends ini,” kata Wahab.
Wahab menjelaskan, pihaknya menggandeng komunitas esports setempat, termasuk Indonesia Esports Association (IESPA), untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
Kolaborasi itu berhasil menarik minat pemuda di wilayah Tanah Grogot. Sebanyak 32 tim tercatat mengikuti turnamen Mobile Legends yang digelar pada 7–10 Maret 2026 dengan total hadiah jutaan rupiah.
“Jadi untuk itu kami menghimpun, kita gandeng anak-anak dari IESPA yang sudah bergabung di situ, kolaborasi dan tim-timnya mereka. Akhirnya ada pendaftar sekitar 32 tim yang masuk di dalam Mobile Legends Tournament tadi itu,” ujarnya.
Melihat tingginya antusiasme peserta, Disporapar Paser berencana mengembangkan kegiatan serupa di masa mendatang dengan skala yang lebih besar. Dukungan juga datang dari Kepala Disporapar Paser, Kurniawan.
“Pak Kadis juga berpesan istilahnya ini bagus. Kalau bisa nanti yang akan datang kita buat lebih meriah lagi kayak gitu. Bahkan beliau mengatakan sangat men-support kegiatan ini,” ujar Wahab.
Ke depan, pihaknya bahkan mempertimbangkan menambah jenis permainan lain dalam kompetisi esports, seperti PUBG, agar lebih banyak pemuda dapat berpartisipasi.
“Artinya kan kami bisa menganggarkan istilahnya nanti di perubahan. Kayak gitu. InshaAllah kami akan menganggarkan perubahan mungkin atau PUBG kan nanti atau Mobile Legends lagi kan. Tambah lagi nanti. Mudah-mudahan kegiatannya mungkin lebih besar,” katanya.
Selain turnamen Mobile Legends dan bazar kuliner Ramadan yang melibatkan pelaku UMKM, kegiatan ini juga diisi berbagai lomba lainnya, seperti lomba fashion, lomba menyanyi umum, lomba beduk, lomba menyanyi antar pedagang UMKM, hingga lomba lari sprint 50 meter.
Rangkaian acara tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 14–15 Maret 2026 sebagai puncak kegiatan Ramadan Creative Fest.
Melalui kegiatan ini, Disporapar Paser berharap tidak hanya memberikan ruang kreativitas bagi generasi muda, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM di daerah tersebut. (Dy)
Editor: Ang





