
Samarinda, Kaltimedia.com – Kekalahan Borneo FC Samarinda saat bertandang ke markas Dewa United pekan lalu membuat peluang menempati pucuk klasemen semakin menjauh.
Di sisi lain, Persib Bandung yang sukses menundukkan Persita Tangerang semakin kokoh di posisi teratas. Bahkan, Persija Jakarta turut menyalip ke peringkat kedua meski masih memiliki selisih satu pertandingan dengan Borneo.
Meski demikian, Kepala Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan timnya tidak akan menyerah dalam perburuan gelar Super League musim 2025–2026.
“Ketika kami memulai kompetisi ini, kami sudah memiliki tujuan, yakni mendapatkan poin sebanyak mungkin,” ujar Fabio, Rabu (25/2/2026).
Optimisme itu bukan tanpa alasan. Pada putaran pertama, Pesut Etam sempat mencatatkan 11 kemenangan beruntun dan bertengger di papan atas klasemen. Namun, menurut Fabio, pencapaian tersebut belum banyak mendapat perhatian.
“Kami berhasil menang sebelas kali beruntun dan berada di papan atas. Tapi, tak ada yang berbicara tentang kami,” ucap pelatih asal Brasil itu.
Memasuki putaran kedua, Fabio memastikan timnya akan mengerahkan seluruh kemampuan demi mencapai target yang telah ditetapkan. Ia menekankan pentingnya evaluasi serta adaptasi jelang pertandingan selanjutnya.
“Kami harus terus beradaptasi untuk besok,” katanya.
Fabio juga menyinggung tantangan non-teknis yang dihadapi timnya. Ia menyadari tak banyak pendukung klub di Pulau Jawa yang menginginkan Borneo berada di papan atas. Namun hal itu justru menjadi motivasi tambahan bagi timnya.
“Kami akan terus berjuang sampai akhir. Siapa yang memiliki konsistensi terbaik, pasti akan mendapatkan apa yang dituju. Saya tetap optimistis dengan apa yang pemain dan tim teknis lakukan di tim ini,” tegasnya.
Selanjutnya, Borneo FC akan melakoni laga pekan ke-23 dengan menjamu Arema FC pada Kamis, 26 Februari 2026, di Stadion Segiri, Samarinda. Laga ini menjadi momentum penting bagi Pesut Etam untuk kembali ke jalur kemenangan dan menjaga asa di papan atas klasemen. (Dy)
Editor: Ang



